Author Guideline

Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia

Pedoman Penulisan Artikel

Berkala Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (BIMKMI)

Indonesian Public Health Student Journal

Berkala  Ilmiah  Mahasiswa  Kesehatan  Masyarakat  Indonesia  (BIMKMI)  adalah  publikasi  per  semester yang menggunakan sistem seleksi  peer-review  dan redaktur.  Naskah diterima oleh redaksi, mendapat seleksi  validitas  oleh  mitra  bestari,  serta  seleksi  dan  pengeditan  oleh  redaktur.  BIMKMI  menerima artikel yang berhubungan dengan dunia kesehatan masyarakat  meliputi  epidemiologi, kesehatan  lingkungan,  keselamatan  dan  kesehatan  kerja,  administrasi  dan  kebijakan kesehatan,  biostatistika  dan  kependudukan,  promosi  kesehatan  dan  ilmu  perilaku,  kesehatan  reproduksi,  kesehatan  global,  dan  one  health  baik  penelitian lapangan  maupun  laboratorium, berbentuk artikel penelitian,artikel  tinjauan  pustaka, artikel penyegar,  dan artikel laporan  kasus. Tulisan  merupakan  tulisan  asli (bukan plagiat) dan sesuai dengan kompetensi mahasiswa kesehatan masyarakat.

KETENTUAN UMUM:

  1. Penulis  merupakan  mahasiswa S-1, lulusan  S-1, atau  masih  menempuh  jenjang  pendidikan  S-2 (program studi kesehatan masyarakat atau disiplin ilmu lain, dengan syarat artikel bertema kesehatan masyarakat).
  2. BIMKMI hanya memuat tulisan asli yang belum pernah diterbitkan oleh publikasi ilmiah lain, sehingga penulis diwajibkan melampirkansurat pernyataan keaslian artikel (format bebas)

JENIS-JENIS ARTIKEL DAN SUSUNANNYA

  1. Penelitian Asli

Definisi:  hasil penelitian asli bidang kesehatan masyarakat

Format penulisan:

  • Judul penelitian
  • Nama penulis, asal institusi, dan alamat korespondensi (e-mail)
  • Abstrak
  • Pendahuluan
  • Metode penelitian
  • Hasil penelitian
  • Pembahasan atau diskusi
  • Kesimpulan dan saran
  • Ucapan terima kasih (opsional)
  • Daftar pustaka
  1.  Tinjauan Pustaka (Literature Review)

Definisi: Merupakan sebuah tinjauan terhadap suatu fenomena atau ilmu dalam dunia kesehatan, ditulis dengan memperhatikan aspek aktual dan bermanfaat bagi pembaca.

Format penulisan:

  • Judul
  • Nama penulis, asal institusi, dan alamat korespondensi (e-mail)
  • Abstrak
  • Pendahuluan
  • Pembahasan
  • Kesimpulan
  • Daftar pustaka
  1. Artikel Penyegar

Definisi: Artikel yang bersifat bebas ilmiah, mengangkat topik-topik yang sangat menarik dalam dunia kesehatan, memberikan human interest karena sifat keilmiahannya, serta ditulis secara baik. Artikel bersifat tinjauan serta mengingatkan pada hal-hal dasar atau klinis yang perlu diketahui oleh pembaca.

Format Penulisan:

  • Judul
  • Nama penulis, asal institusi, dan alamat korespondensi (e-mail)
  • Pendahuluan
  • Isi
  • Kesimpulan
  • Daftar pustaka

Ketiga bagian (Pendahuluan, Isi, dan Kesimpulan) tidak secara eksplisit dipisahkan menggunakan judul-judul bagian, tetapi satu-kesatuan.

  1. Laporan Kasus

Definisi: artikel tentang kasus yang menarik dan bermanfaat bagi pembaca.

Format Penulisan:

  • Judul
  • Abstrak
  • Background
  • Kasus
  • Pemeriksaan penunjang
  • Differential diagnosis
  • Tata laksana
  • Outcome and follow up
  • Discussion
  • Take home message
  • Reference

Note: laporan kasus butuh pengesahan darisupervisor atau dosen pembimbing penulis.

PETUNJUK UMUM PENULISAN

  1. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris (untuk abstrak) dengan baik dan benar, jelas, lugas, serta ringkas.
  2. Keseluruhan naskah dibuat dalam 2 kolom penulisan, kecuali bagian judul (dan subjudul), nama penulis, dan abstrak.
  3. Naskah  diketik  menggunakan  Microsoft  Word 2003 dengan  ukuran  kertas  A4; spasi 1,15; dengan  batas  margin  kiri, atas, kanan, dan  bawah berturut-turut adalah  3, 2, 2, dan 2 cm.
  4. Keseluruhan naskah menggunakan format sentence case, Arial 10, regular, dan justify; kecuali untuk judul artikel, subjudul artikel, nama penulis, judul abstrak, judul bagian-bagian isi artikel (Pendahuluan, Metode, Hasil, Pembahasan, Kesimpulan dan saran, Ucapan terimakasih, serta Daftar pustaka)beserta sub bagiannya ada ketentuan tersendiri. Berikut ini ketentuannya:
  • Judul artikel: Arial 14, uppercase, bold, left
  • Subjudul artikel: Arial 12, title case, bold, left
  • Nama penulis, institusi, dan korespondensi: Arial 10, title case, bold, left
  • Judul Abstrak: Arial 10, uppercase, bold, center.
  • Judul bagian Pendahuluan, Metode, Hasil, Pembahasan, Kesimpulan dan saran, Ucapan terimakasih, dan Daftar pustaka: Arial 10, uppercase, bold, left. Untuk judul sub bagian (misal sub bagian hasil) menggunakan Arial 10, title case, bold, left.
  1. Penambahan  sub bagian  (terutama pada hasil dan pembahasan) bergantung  pada  kebutuhan pengirim naskah dengan tidak menyalahi penulisan karya tulis ilmiah.
  2. Ketikan diberi nomor halaman mulai dari halaman awal, dan terdiri dari atas maksimal 15 halaman (dari halaman awal hingga lampiran [jika ada]).
  3. Before spacing  0 (nol) dan after spacing12 pt. Jarak antara akhir bagian dengan bagian selanjutnya hanya 1 kali enter.  First line indent  pada penulisan awal paragraf menjorok ke dalam 6-8 huruf (1 cm).
  4. Kata asing yang belum diserap ke dalam bahasa Indonesia ditulis dengan huruf miring(Italic).

PETUNJUK KHUSUS PENULISAN

Penulisan Judul

Judul ditulis secara singkat, jelas, dan padat yang menggambarkan isi naskah, berjumlah maksimal 20 kata dalam bahasa Indonesia. Ditulis tanpa digarisbawahi, tidak ditulis di antara tanda kutip, boleh menggunakan titik dua, tidak diakhiri tanda titik (.), dan tanpa singkatan—kecuali singkatan yang lazim. Jika naskah telah disajikan dalam pertemuan ilmiah nasional, maka dibuat keterangan berupa catatan kaki. Bila diperlukan dapat menggunakan subjudul.

Penulisan Nama Penulis dan Email Korespondensi

Dibuat taat azas tanpa pencantuman gelar dan dilengkapi dengan keterangan asal instansi atau universitas, dan email korespondensi. Penulisan nama penulis dimulai dari yang memiliki peran terbesar dalam pembuatan artikel. Penulisan asal instansi dimulai dari lingkup terkecil. Contoh:

Nurul M. Rahmayanti,1,a Desri Astuti2

1Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Depok

2Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jakarta

aEmail Korespondensi : NurulM.rahma@gmail.com

Penulisan Abstrak

Abstrak merupakan miniatur dari artikel sebagai gambaran utama pembaca terhadap artikel, dituliskan setelah nama penulis, dan terdiri atas maksimal 250 kata dalam 1 paragraf. Abstrak berisi seluruh komponen artikel secara ringkas (pendahuluan, metode, hasil, diskusi, dan kesimpulan) yang dibuat terstruktur (bagianpendahuluan, metode, hasil, dan kesimpulan ditulis). Abstrak ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.  Kata kunci maksimal 5 kata benda berdasarkanMedical Subject Heading (MeSH) (dapat diakses dihttps://meshb.nlm.nih.gov/search ). Abstrak Bahasa Inggris dan keyword ditulis italic. Abstrak Bahasa Indonesia dan kata kunci ditulis tegak. Kalimat pertama menyampaikan kontribusi penulis terhadap literatur dan menjelaskan perbedaan penelitian/telaah yang dilakukan dibanding dengan artikel lain yang sudah ada. Jelaskan mengapa penelitian dilakukan, bagaimana cara melakukannya, seberapa signifikan kontribusi dari penelitian tersebut, dan hal apa saja yang bisa dikembangkan setelah penelitian berakhir.

Penulisan Pendahuluan

Pada bagian pendahuluan tuliskan latar belakang dan penjelasan mengenai penelitian terkait yang telah lebih dulu dipublikasikan (jika ada). Selain itu dijelaskan pula hal-hal spesifik dalam penelitian. Kalimat pertama dari pendahuluan menyampaikan tujuan dari penelitian ini untuk memberikan kontribusi pada bidang tertentu dengan melakukan atau menemukan sesuatu.

  • Kutip beberapa hasil penelitian terbaru mengenai topik yang dibahas beseta relevansinya.
  • Jelaskan mengapa menulis artikel ini dan kontribusi apa yang diberikan pada pengembangan keilmuan
  • Jelaskan kebijakan yang mungkin timbul atau implikasi yang mungkin diterapkan sebagai hasil dari penemuan tersebut (hanya jika hal tersebut relevan)
  • Jelaskan apakah penelitian mendukung atau memperluas hasil penelitian yang sudah ada atau justru menyanggah hasil penelitian sebelumnya.

Penulisan Metodologi Penelitian atau Cara dan Bahan

Penulisan metodologi penelitian berisikan desain penelitian, tempat, dan waktu, populasi dan sampel, teknik pengukuran data, dan analisis data. Sebaiknya menggunakan kalimat pasif dan kalimat narasi, bukan kalimat perintah.

Ketentuan:

  • Merupakan bagian penting dalam artikel
  • Ketahui metode penelitian terkini yang paling sesuai untuk bidang keilmuan yang dibahas
  • Ketahui apakah jenis metode lain ternyata lebih memberikan signifikansi terhadap hasil penelitian dibanding dengan metode penelitian lama yang digunakan.

Penulisan Hasil

Ketentuan:

  • Setengah bagian dari keseluruhan artikel membahas tentang bagian ini
  • Tiap tabel atau grafik harus diikuti satu paragraf yang mendeskripsikan hasil yang tercantum dalam tabel atau grafik tersebut.
  • Edit bagian ini berulang kali sampai penulisa yakin bahwa pembaca memahami apa yang disampaikan di bagian ini.
  • Bila diperlukan, dapat menggunakan subjudul hasil, dengan penomoran bertingkat.

Contoh:

3. Hasil

  1. Subjudul hasil (Titlecase, Left, Bold, Font Arial 10)
  1. Sub Subjudul Hasil (Titlecase, Left, Bold, Font Arial 10)

Penulisan Pembahasan

Pembahasan merupakan bagian terpenting dari keseluruhan isi artikel ilmiah, sehingga pada umumnya memiliki proporsi paling banyak. Fungsi pembahasan adalah menjawab masalah penelitian atau menunjukkan pencapaian tujuan penelitian, dengan cara menafsirkan/menganalisis hasil penelitian, juga membandingkan hasil penelitian dengan hasil dari penelitian-penelitian yang dipakai sebagai referensi. Pada bagian ini dilakukan juga kajian kesesuaian hasil dengan teori-teori yang dipakai. Bahas apa yang ditulis dalam  hasil, tetapi tidak mengulang hasil. Jelaskan arti kemaknaan statistik (misal p<0.001, apa artinya?), juga kemaknaan substansi (ukuran asosiasi penyakit, misal OR atau RR), jika ada. Tekankan aspek baru dan penting. Sertakan juga bahasan dampak penelitian dan  keterbatasannya. Bila diperlukan, dapat menggunakan subjudul pembahasan, dengan penomoran bertingkat.

Penulisan Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan berisikan jawaban atas pertanyaan penelitian. Kesimpulan harus menjawab tujuan khusus. Bagian ini dituliskan dalam bentuk esai dan tidak mengandung data angka hasil penelitian. Terdiri atas maksimal tiga paragraf yang merangkum inti hasil penelitian dan keterbatasan penelitian, serta kemungkinan pengembangan penelitian yang bisa dilakukan oleh pihak lain untuk mengembangkan hasil yang sudah diperoleh.

Saran berisi rekomendasi hal-hal yang perlu dilakukan oleh satu atau beberapa pihak, berdasarkan kesimpulan yang telah diperoleh dari penelitian. Saran berorientasi pada perbaikan situasi kesehatan masyarakat, sehingga dibuat untuk dilaksanakan melalui advokasi, perbaikan perilaku, pembuatan kebijakan, atau penelitian berikutnya. Saran dibuat dalam bentuk esai (dalam paragraf-paragraf) atau dalam poin-poin.

Penulisan Ucapan Terimakasih

Ucapan terimakasih bersifat opsional. Jika ditulis, maka ditujukan kepada pihak lain yang telah membantu atau terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam penelitian.

Penulisan Sitasi dan Daftar Pustaka

Penulisan sitasi menggunakan cara American Medical Association (AMA) dengan menggunakan aplikasi sitasi seperti Mendeley, Endnote, Zotero, dll. Penomoran yang urut berdasarkan kemunculan dalam naskah. Untuk penulisan sitasi yang berasal dari 2 sumber atau lebih dan tidak berurutan secara lengkap, penomoran dipisahkan menggunakan koma. Jika  lebih dari 2 dan berurutan secara lengkap, maka di antara nomor awal dan terakhir diberi tanda hubung (-). Nomor kutipan ditulis superscript dan dibuat dalam tanda kurung siku […]

Contoh penulisan sitasi:

Cacing tanah termasuk hewan tingkat rendah karena tidak mempunyai tulang belakang (invertebrata). Cacing tanah termasuk kelas Oligochaeta. Famili terpenting dari kelas ini adalah Megascilicidae dan Lumbricidae.[1]

Penulisan Rumus, Tabel, dan Gambar

Rumus kimia atau matematika dituliskan seperti contoh berikut :

√A + B3 + CO2 = ∫ X2                         (1)

Tabel dan gambar dapat disisipkan di tengah-tengah artikel seperti contoh ini, atau di bagian akhir artikel. Judul tabel terletak di atas tabel. Tabel hanya menggunakan garis horizontal sebanyak 2 atau 3 garis, tanpa menggunakan garis vertikal. Tulisan Tabel 1 ditebalkan (bold), dengan menggunakan ketentuan penomoran angka Arab (1, 2, 3 dan seterusnya). Tiap tabel disertai narasi penjelasan, dan tunjuk keberadaan/nama tabel dalam naskah (misal pada tabel 1).

Tabel 1. Judul Tabel ( Titlecase, Arial 10, Regular, Center)

No Judul Artikel Penulis

Judul gambar terletak di bawah gambar, dengan format bold pada tulisan gambar. Penomoran gambar menggunakan angka Arab,

https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRSWJVn3PyNZacj0nzDXrgoyAgGpnbENd23S_kCeRqIibkexOfC

Gambar 1. Judul Gambar (titlecase, Arial 10, regular, center)